
Setahun pemerintahan Jokowi-JK dinilai belum memenuhi harapan, terutama meningkatkan perekonomian masyarakat kecil. Bahkan, kebijakan yang dibuat Jokowi-JK tidak berpihak kepada rakyat kecil.
"‎Sudah setahun pemerintahaan Jokowi-JK berjalan tapi apa yang dirasakan oleh rakyat belum berarti," kata a‎ktivis yang kini terjun di dunia politik sebagai Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono ‎ketika menyampaikan ‎pernyataan sikap "Maklumat Oposisi" Rapor Merah  Pemerintahan Jokowi-JK Lawan" di Jakarta, Senin (19/10).
‎Ferry yang ditemani aktivis Pergerakan Indonesia Alin Lubis dan aktivis Serikat Perjuagan Rakyat Indonesia Marlo Sitompul menyesalkan dengan gaya kepemimpinan Jokowi-JK yang belum dapat memenuhi harapan rakyat.
‎"Karena itu kami dan rekan-rekan perlu mengingatkan dan meminta tegas agar Jokowi-JK dapat berkerja sesuai harapan masyarakat, terutama meningkatkan perekomian bangsa, membuat kenyamanan masyarakat," tegas Ferry yang pernah dijebloskan ke penjara saat era Presiden SBY karena menolak kenaikan harga BBM.‎‎
H‎ingga saat ini, katanya, Jokowi-JK belum menjalankan janji-janjinya saat kampanye Pilpres 2014 lalu. Malahan, kebijakan ekonomi yang dibuat merugikan rakyat, tidak stabilnya nilai tukar rupiah terhadap dolar, dan PHK dimana-dimana.
‎"Seharusnya pemerintahaan Jokowi dapat berjalan dan memenuhi harapan rakyat, apalagi Koalisi Merah Putih (KMP) yang dianggap musuh besar, tapi nyatanya bilamana ada kebijakan Jokowi-JK KMP mendukung. Namun hingga saat ini belum ada dan dirasakan apa yang dilakukan Jokowi untuk rakyat," kata Ferry lagi.
‎Menurutnya, Jokowi seharunya berterima kasih dan bisa memanfaatkan dukungan KMP yang selalu merespon positif setiap kebijakan pemerintah yang baik. Namun sayangnya upaya Jokowi tidak memberikan yang terbaik untuk rakyat.
[dem]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: