STAR OF SOEKARNO

Faisal: Star of Soekarno dari Rachmawati Perlu Diapresiasi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Minggu, 27 September 2015, 14:59 WIB
rmol news logo Pemberian anugerah Star of Soekarno dapat membangkitkan solidaritas dan hubungan baik Indonesia dengan negara-negara lain. Anugerah yang diberikan Yayasan Pendidikan Soekarno (YPS) itu adalah momentum untuk mempertegas kiprah Indonesia di mata sahabat-sahabatnya.

Demikian disampaikan pengamat politik dari Universitas Sumatera Utara (USU), Faisal Mahrawa, dalam perbincangan dengan redaksi, Minggu siang (27/9). Bersama dengan ratusan tamu, Faisal akan menghadiri penganugerahan Star of Soekarno di Hotel Borobudur, Jakarta, malam ini.

"Nama besar Bung Karno sudah menjadi identitas politik yang tidak bisa dilepaskan dari Indonesia," katanya.

Star of Soekarno tahun ini diberikan kepada mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad; mantan Presiden Kuba, Fidel Castro; mantan Presiden Venezuela, Hugo Chavez; dan pemimpin tertinggi Republik Rakyat Demokratik Korea alias Korea Utara, Kim Jong Un.

Mahathir akan menerima langsung anugerah Star of Soekarno dari pendiri YPS dan Universita Bung Karno (UBK). Adapu penerima yang lain akan wakilkan oleh Dutabesar negara yang bersangkuta.

"Ini Menegaskan Bung Karno adalah milik dunia, bukan hanya miliki kita rakyat Indonesia," demikian Faisal.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA