Tuntutan itu mereka sampaikan d‎i depan Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta (Selasa, 15/9).
Mereka juga menuntut agar pemerintah‎ menghentikan rencana PHK terhadap 436 ribu guru honor.
"Sudah puluhan tahun guru honorer mengabdi di seluruh pelosok negeri tanpa kejelasan status," ujar salah seorang guru honorer bernama Iin dalam orasinya.
Para guru honorer juga menuntut agar mereka diberi kesempatan mengikuti sertifikasi guru.
"Sistem saat ini menghambat para guru untuk lolos sertifikasi. Setiap tahun hanya akan ada 50 ribu dari 1,4 juta orang, itu sesuai dengan PP No. 74 Tahun 2008 tentang Guru," tukas dia.
[wid]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: