Seiring dengan hal tersebut, PT Angkasa Pura II (Persero) telah melakukan berbagai persiapan guna membuat Bandara Internasional Soekarno-Hatta tetap nyaman di tengah tingginya pergerakan penumpang.
Fokus pelayanan dalam arus balik ini diantaranya adalah ketersediaan angkutan publik secara cepat dan mudah, kecepatan dalam memproses bagasi penumpang, kemudahan penumpang mendapat trolley untuk mengangkut barang, dan penanganan gangguan ketertiban seperti taksi gelap, asongan, dan sebagainya.
Peningkatan pelayanan tersebut juga merupakan bagian dari upaya kami membuat Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebagai smile airport, yang hanya dapat diwujudkan ketika pengguna jasa bandara atau penumpang pesawat merasakan pelayanan terbaik," ujar President Director PT Angkasa Pura II (Persero) Budi Karya Sumadi dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi sesaat lalu (Selasa, 21/7).
Guna penyediaan angkutan publik secara cepat dan mudah, PT Angkasa Pura II (Persero) bekerjasama dengan pihak terkait telah menambah jumlah taksi berstiker sebanyak 1.400 unit, lalu penambahan 20 unit bus Damri, dan juga penambahan shuttle bus antarterminal di bandara.
Peningkatan pelayanan lainnya adalah penambahan sebanyak 200 personil
ground handling dengan tujuan mempercepat penumpang untuk dapat mengambil bagasi di
area baggage claim. Penumpang kini juga dapat semakin mudah mendapat trolley untuk mengangkut barang bawaan seiring dengan ditambahnya sekitar 1.000 trolley untuk melengkapi yang sudah ada.
Di sisi lain, PT Angkasa Pura II (Persero) juga menjalin kerjasama dengan Polisi dan TNI untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Adapun peningkatan pelayanan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta juga diterapkan di bandara-bandara lain di lingkungan PT Angkasa Pura II (Persero) dengan berbagai penyesuaian.
[ian]
BERITA TERKAIT: