Desakan itu disampaikan Ketua DPP Golkar kubu Agung, Poempida Hidayatulloh kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Senin (15/6).
"Sebagai wakil ketum di PG Slipi (Ancol-Agung) sebaiknya PBS segera memperjelas posisinya, karena ini dapat berimplikasi politis yang kurang baik bagi PBS sendiri," ujar menantu politisi senior Golkar Fahmi Idris itu.
Seperti diketahui, PBS hadir di Rapimnas VIII Munas Riau yang digelar Aburizal Bakrie (ARB) di Jakarta, Sabtu (13/6) malam.
Poempida mengatakan, melihat sikap PBS tersebut, memang perlu dikritisi, karena dengan hadir di acara ARB berarti yang bersangkutan mengakui keberadaan Munas Riau yang sudah demisioner.
"Seharusnya PBS memahami bahwa status keberadaan Munas Riau itu masih belum inkracht, karena proses hukum mengenai dualisme Golkar sedang berjalan," tutupnya.
[rus]
BERITA TERKAIT: