Koordinator KMP, Idrus Marham menjabarkan bahwa poin pertama dalam pertemuan itu menyepakati mengenai gerakan KMP yang bersifat nasional dan permanen.
"Kedua, perjuangan KMP bersifat konstitusional yang dilakukan konsisten pada ideologi dalam kerangka NKRI," ujarnya saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Kamis, 21/5).
Poin ketiga, lanjutnya, para petinggi KMP secara bersama-sama menegaskan bahwa KM menjadi mitra kritis pemerintah. Sementara poin keempat adalah mendesak pemerintah mengambil terobosan-terobosan untuk mengatasai masalah bangsa, utamanya masalah ekonomi.
"Nah poin terakhirnya tadi malam kita menyambut baik anggota baru, Perindo," sambung sekjen DPP Golkar Munas Bali itu.
Semua petinggi partai atau ketua umum partai anggota KMP. Hanya Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan yang tidak hadir dalam acara itu.
"Dari PAN karena pak Zul sedang umroh maka diutus Taufik Kurniawan," tandasnya.
[wid]
BERITA TERKAIT: