Balutan karpet merah membentang sepanjang jalan menuju tempat 33 perwakilan negara yang tergabung dalam Konfrensi Asia-Afrika menjadi penghias gedung kura kura. Beberapa panitia dan anggota dewan nampak sibuk dalam rangkaian gladi bersih tersebut.
Sejumlah panitia yang ditunjuk sebagai peraga tamu penting berjalan masuk ke gedung. Mereka memperagakan kedatangan Presiden Joko Widodo dan pimpinan DPR.
Selain itu, sebuah video berdurasi lima menit diputar. Video ini berisi tentang awal pendirian KAA yang banyak melahirkan perubahan di banyak negara.
Ketua DPR RI Setya Novanto mengatakan bahwa fokus dari pertemuan itu adalah memperkuat kerja sama bilateral dan infrastruktur maritim.
"Dan kita terus perkuat masing-masing parlemen supaya kerja sama, lembaga negara yang ada bisa berjalan baik. Ini pertama kali yang akan kita laksanakan setiap tahun," tegasnya dalam acara tersebut (Rabu, 22/4).
Acara yang berjudul Konferensi Parlemen Asia-Afrika atau Asia-Africa Parliamentary Conference to Commemorate The 60th Asian African Confrence itu akan diisi materi utama oleh Jokowi dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Politikus Partai Golkar itu melanjutkan, acara tersebut dihelat dalam rangka menjalankan amanat UU MD3 pasal 69 (2) tentang fungsi DPR, guna mendukung upaya pemerintah dalam melaksakan politik luar negeri.
"Melalui konferensi ini, DPR RI percaya bahwa keterlibatan Asia dan Afrika secara komprehensif perlu dilakukan dengan membuka jalan bagi keterlibatan antarparlemen, terutama untuk mempertajam kerangka kerja sama," tegas pria yang biasa Setnov itu.
[wid]
BERITA TERKAIT: