Menanggapi hal itu, Ketua Umum PSSI terpilih La Nyalla Matalitti menilai bahwa putusan Menpora Imam Nahrawi tersebut diambil lantaran mendapat masukan yang tidak benar. Untuk itu ia berjanji akan segera menemui Menteri Imam pada Senin (20/4) untuk menjelaskan duduk perkara tersebut.
"Menpora ini cuma tidak mengerti, hari Senin saya akan menghadap. Menjelaskan yang sebenarnya, karena beliau ini kasihan cuma mendapatkan masukan dari sisi sebelah saja. Tidak pernah mendapatkan masukan yang benar," ujar La Nyalla disela Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI, Hotel JW Marriott Surabaya (Sabtu, 18/4).
"Saya akan menghadap Menpora semua akan saya sampaikan, solusinya bagaimana. Jangan main bekukan. Kalau sudah saya sampaikan PSSI masih dibekukan saya akan mengambil langkah hukum," sambungnya.
La Nyalla juga mengatakan bahwa pihaknya beserta Komite Eksekutif (EXCO) yang baru akan segera mengadakan rapat menanggapi keputusan Menpora tersebut. Pengganti Djohar Arifin ini juga memerintahkan Liga Indonesia agar tetap bergulir, meski surat keputusan Menpora disebutkan bahwa kompetisi serta timnas akan diambil alih KONI dan KOI.
"Kami akan berjuang terus, PSSI ini selalu diganggu. Tapi tidak apa-apa, kami akan semakin dewasa. Nanti malam saya akan bikin rapat exco, saya akan sikapi apa keputusan Menpora nanti," tandasnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: