Menanggapi inisiatif saweran dari kader tersebut, Sekjen PAN Eddy Soeparno mengatakan bahwa DPP maupun ketua umum tidak pernah menginstruksikan pada para kader untuk urunan. Eddy menjelaskan bahwa spontanitas para kader muncul seketika mengetahui DPP PAN sedang mencari kantor baru.
"Spontanitas kader ketika kita dapat surat resmi bahwa kontrak kantor akan berakhir bulan ini, melihat kondisi ini kader dan simpatisan seluruh daerah melakukan inisiatif untuk mengumpulkan dana. Alasannya kontrak habis karena akan digunakan aktivitas bisnis pemilik," kata Eddy saat menggelar jumpa pers di ruang Fraksi PAN, gedung DPR, Senayan, Jakarta (Jumat, 17/4).
Untuk tempat dan lokasi serta estimasi harga yang akan digunakan sebagai Kantor DPP PAN, Eddy menuturkan, pihaknya masih mencari. Namun, dia menegaskan, cepat atau lambat pihaknya akan memiliki kantor yang baru.
"Tempat kita masih cari, harganya ya kalau bisa murah tapi bagus. Bisa kita bangun sendiri maupun beli yang sudah jadi. Ya kita pasti punya kantor baru lah," tandasnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: