Untuk itu, Kongres PDIP IV di Bali pada 9-12 April nanti, diharapkan tidak hanya jadi ajang pemilihan ketua umum saja, namun harus ada evaluasi terhadap kinerja Jokowi-JK yang sudah berjalan 5 bulan lebih.
"Sebagai partai pengusung, PDIP harus perkuat Jokowi, jangan biarkan dia meninggalkan Trisakti dan Nawacita," kata pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Dr. Harmonis, Minggu (5/4).
Menurut Harmonis, kebijakan Jokowi belakangan sangat menyengsarakan rakyat, seperti kebijakan menaikkan harga BBM dan Elpiji.
"PDIP harus jadikan Jokowi sebagai pemecah masalah, bukan pembuat masalah," tukas Sekjen Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) ini.
[rus]
BERITA TERKAIT: