"Iya (BBM bisa naik lagi-red), mungkin naiknya sedikit," kata Plt Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, I Gusti Nyoman Wiratmaja sebagaimana dikutip
RMOLJakarta, Sabtu (28/3).
Itu akan terjadi, lanjut Wiratmaja, jika harga minyak dunia merangkak naik lagi. Namun, dia memastikan kenaikannya tersebut tidak akan signifikan dari harga saat ini.
"Kenaikannya tidak akan sampai naik Rp 5 ribu atau sebesar Rp 2 ribu per liter," ujarnya.
Sementara mengenai kenaikan BBM sebesar Rp 500 yang dilakukan kemarin malam, Wiratmaja menegaskan, keputusan tersebut sudah dipikirkan secara matang. Dia mengklaim sudah melakukan pengkajian sejak pertengahan Maret lalu.
Yakni, melihat harga minyak dunia yang naik sekitar 10 dolar AS per barel dan penguatan dolar AS. Hasil kajian tersebut juga sudah disampaikan kepada Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
"Semuanya sudah dikaji secara matang. Kami laporkan ke Menko Perekonomian dan Menko Kemaritiman. Mereka lapor ke presiden dan wapres dan akhirnya diputuskan yang paling baik," tandasnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: