KPK Hancurkan Diri Sendiri Gara-gara Ambisi Pimpinannya

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Rabu, 04 Maret 2015, 18:00 WIB
KPK Hancurkan Diri Sendiri Gara-gara Ambisi Pimpinannya
rmol news logo Keruntuhan pilar-pilar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak akan terjadi jika dalam memproses seseorang KPK mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Saat ini penetapan tersangka seseorang cenderung dilakukan atas dasar ambisi.

Begitu kata mantan penyidik KPK Hendy Kurniawan saat ditemui usai diskusi di Cikini, Jakarta (Rabu, 4/3).

"Cenderung ada ambisi untuk mentersangkakan si A. Jadi ada penyidik yang memberikan angin segar, sehingga KPK keluar relnya. SOP kemudian ditabrak karena sebagian penyidik menjanjikan, 'oh ini bisa diproses'," ujarnya.

Dijelaskan Hendy, karena setiap penetapan tersangka didasari ambisi, maka secara tidak langsung KPK telah menghancurkan dirinya sendiri dari dalam. Sehingga yang terjadi pilar-pilar KPK kini satu persatu runtuh.

"Sekarang kan karena pimpinannya berambisi, penyidik yang di bawah karena berambisi juga terhadap yang kita tidak pernah tahu, akhirnya KPK ini keluar relnya. Sukses mereka menghancurkan KPK dari dalam," tandasnya.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA