Amir Syamsuddin: Persepsi Keliru Seakan ada Upaya Mendelegitimasi Polri Wajib Dicegah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Minggu, 25 Januari 2015, 13:37 WIB
Amir Syamsuddin: Persepsi Keliru Seakan ada Upaya Mendelegitimasi Polri Wajib Dicegah
rmol news logo Keliru bila ada persepsi seolah situasi saat ini adalah bentuk  keberpihakan publik kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan kemauan untuk mendelegitimasi Polri. Demikian disampaikan mantan Menteri Hukum dan HAM, Amir Syamsuddin, kepada Kantor Berita Politik RMOL, beberapa saat lalu (Minggu, 25/1).

"Wajib dicegah bila ada persepsi keliru seperti itu," tegas Amir, yang saat ini adalah Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat.  

Amir menegaskan, tidak ada yang dapat membantah bila Polri juga sudah bekerja dengan sangat maksimal. Keberhasilan Polri sebagai pelindung masyarakat juga telah benar-benar dirasakan.

"Khususnya terhadap kejahatan serius seperti terroris dan peredaran narkotika dan kejahatan serius lainnya," ungkap Amir.

Amir menilai, ketidakpuasan publik saat ini semata-mata karena didorong oleh naluri untuk mencegah institusi tempat mereka menumpukan harapan yang begitu besar, yaitu KPK, terganggu kinerjanya.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA