Gerindra: Pengangkatan Plt Kapolri Cuma Akal-akalan Jokowi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Selasa, 20 Januari 2015, 15:28 WIB
Gerindra: Pengangkatan Plt Kapolri Cuma Akal-akalan Jokowi
Desmon J Mahesa/net
rmol news logo . Manuver politik Presiden Joko Widodo yang menunda pelantikan calon tunggal Kapolri Komjen Pol Budi Gunawan dan mengangkat Plt Kapolri Komjen Pol Badrodin Haiti sulit dimengerti. Terlebih, muncul pernyataan dari Badrodin bahwa dirinya tidak menjabat sebagai Plt, tapi Wakapolri yang mengemban tugas Kapolri.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Desmond J Mahesa saat ditemui di gedung DPR, Senayan Jakarta. Menurutnya, masalah ini dikarenakan Jokowi tidak henti-hentinya melakukan "akal-akalan" dalam mengambil kebijakan.

"Kalau Pak Haiti bilang sekarang dia bukan Plt, kita bertanya apa dasar presiden berikan instruksi itu? Padahal dalam UU Kepolisian ada mekanisme jelas. Kesimpulannya ini akal-akalan apalagi yang dilakukan Jokowi?" ujar ketua DPP Partai Gerindra tersebut (Selasa, 20/1).

Lebih lanjut, Desmon menilai bahwa pihak istana tidak paham dengan hukum dan peraturan yang berlaku sehingga sering melakukan blunder.

"Ini catatan saya, bukan artinya suka atau tidak suka, tapi ini bicara tentang negara hukum kita. Kalau menurut saya sekarang, Istana tak paham hukum dan aturan," tandasnya. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA