Kalau Kemenhub Semrawut, Maskapai Pasti Ikut Semrawut

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/aldi-gultom-1'>ALDI GULTOM</a>
LAPORAN: ALDI GULTOM
  • Sabtu, 10 Januari 2015, 09:51 WIB
Kalau Kemenhub Semrawut, Maskapai Pasti Ikut Semrawut
kantor kemenhub/net
rmol news logo Harus diakui bisnis penerbangan adalah sektor dengan risiko tinggi dan high profil. Meskipun airline Indonesia hanya melayani penerbangan domestik bukan ke luar negeri, tapi karena ia membawa penumpang luar negeri maka harus mengikuti seluruh standar internasional .

Praktisi dan pengamat dunia penerbangan nasional, Samudra Sukardi, menyatakan hal itu sebelum mengungkapan bahwa audit Badan Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) menempatkan peringkat penerbangan Indonesia di kategori dua.

"Regulator kita telah diaudit ICAO, dan masih kategori dua. Kalau mau benahi, harusnya jadi kategori satu sehingga kita jadi standar internasional," tegasnya saat mengisi diskusi "Wajah Penerbangan Kita" di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (10/1).

Dia juga menegaskan bahwa maskapai di Indonesia hanya mengikuti aturan yang dibuat Kementerian Perhubungan.

"Jadi kalau keadaan Kementerian Perhubungan semrawut, airline-nya juga semrawut," tegas dia.

Dia mengungkapkan masalah di mana jumlah pesawat dan penerbangan nasional naik signifikan tetapi jumlah auditornya kurang.

"Itu yang jadi salah satu sebab ada kesemrawutan di dunia penerbangan nasional," ucapnya. [ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA