Salah satunya adalah Ketua Panitia Pelaksana Muktamar Jakarta versi SDA Achmad Farial. Dia hadir dalam forum rapat pimpinan nasional (Rapimnas) yang dilaksanakan kepengurusan hasil Muktamar PPP Surabaya di Hotel Crowne, Jakarta, kemarin (Rabu, 29/10).
"Sebagai kader, saya tunduk pada legalitas. Karena hasil muktamar Surabaya sudah diakui pemerintah, saya menyatakan ikut keputusan dan hanya ada satu muktamar," kata Farial di forum Rapimnas. Pernyataan tersebut sontak disambut meriah para peserta rapimnas yang terdiri atas pengurus DPP dan sejumlah pimpinan DPW.
Pada kesempatan itu, dia juga menegaskan bahwa bukan hanya dirinya yang memiliki sikap mengakui hasil Muktamar Surabaya. Menurut dia, Ketua Panitia Pengarah Muktamar Jakarta Zainut Tauhid telah menyepakati bahwa tidak perlu ada muktamar lain lagi setelah muktamar yang menetapkan Romahurmuziy sebagai ketua umum disahkan.
"Kami sebagai kader taat kepada keputusan organisasi. Asas legalitas jadi acuan," tegasnya dilansir dari
JPNN.
[rus]
BERITA TERKAIT: