"Orang yang baru belajar politik dasar pun tahu bahwa partai pendukung harus dimasukkan (dalam kabinet)," ujar psikolog politik Universitas Indonesia Hamdi Muluk usai peluncuran buku 'Solusi Jokowi' di hotel Borobudur, Jakarta (Jumat, 17/10).
Hamdi justru merasa aneh jika partai yang sudah mati-matian berjuang memenangkan Jokowi tidak dilibatkan dalam pemerintahan. Hanya saja, skeptisme masyarakat terhadap kader parpol saat ini tengah klimaks sehingga cenderung menolak menteri yang merupakan kader partai.
"Anggapan masyarakat itu sekarang takut kalau nanti menteri dari parpol bakal seperti yang sudah-sudah (korupsi)," tegasnya.
[why]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: