Jokowi Diingatkan Jangan Sampai Anak Bangsa Jadi Babu di Negeri Sendiri

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Kamis, 16 Oktober 2014, 11:52 WIB
Jokowi Diingatkan Jangan Sampai Anak Bangsa Jadi Babu di Negeri Sendiri
ilustrasi/net
rmol news logo . Pasca dilantik jadi Presiden dan Wapres pada 20 Oktober nanti, Jokowi-JK harus mewujudkan visi-misi yang ada di Nawa Cita, termasuk soal jaminan pendidikan.

“Di antara janji pemerintah baru yang akan kami kawal ialah program pemerintah yang hendak melakukan revolusi karakter bangsa. Ini disebut sebagai agenda nomor 8 dalam Nawa Cita Jokowi-JK,” kata Ketua Bidang Kajian Publik PP Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Romidi Karnawan dalam keterangannya, Kamis (16/10).

Dalam penjabarannya mengenai revolusi karakter bangsa itu, tambah Romi, Jokowi-JK berjanji akan memperbesar akses warga miskin untuk mendapatkan pendidikan tinggi. Ia berpendapat Jaminan Pendidikan Nasional (Jamdiknas) mendesak untuk diimplementasikan mengingat tahun depan Indonesia akan memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

“Tentu perhatian pemerintah terhadap kualitas SDM (sumber daya manusia) perlu lebih ditingkatkan. Diharapkan dengan mewujudkan Jamdiknas, daya saing SDM kita akan terdongkrak. Jangan sampai ketika persaingan sudah bebas nanti kita justru menjadi 'babu' di negeri sendiri,” tandasnya.

Selain itu, Romi juga menegaskan KAMMI siap mengawal penggunaan anggaran pendidikan. Dirinya menengarai selama ini anggaran tersebut selalu menjadi bancakan para koruptor. Sudah seharusnya KPK juga fokus pada korupsi dana pendidikan selain fokus pada pangan dan energi.

Sebelumnya Ketua Umum PP KAMMI Andriyana mendesak Jokowi-JK untuk mewujudkan Jamdiknas. Menurutnya, Jamdiknas adalah sistem yang menjamin semua anak bangsa bisa sekolah hingga pendidikan tinggi Strata 1 (S1) dengan gratis dan berkualitas. (Baca: KAMMI Desak Jokowi Wujudkan Jamdiknas). [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA