PDIP Dukung Jokowi Tetapkan Dua Hari Libur Nasional Baru

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Minggu, 21 September 2014, 00:13 WIB
PDIP Dukung Jokowi Tetapkan Dua Hari Libur Nasional Baru
puan maharani/net
rmol news logo Usulan agar pemerintahan Joko Widodo menetapkan dua hari libur nasional baru muncul dalam rekomendasi Rapat Kerja Nasional IV PDIP di Semarang, Jawa Tengah.

Dua hari libur nasional baru itu adalah 1 Juni sebagai hari lahir Pancasila dan 1 Muharram untuk Hari Santri Nasional.

Ketua Panitia Pelaksana Rakernas Puan Maharani yang membacakan rekomendasi rakernas mengatakan bahwa usulan itu merupakan bagian dari upaya memperkuat karakter kebangsaan.

"Agar pemerintah yang baru menetapkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila dan menjadikannya sebagai hari Libur Nasional, sebagaimana keputusan Rakernas III PDI Perjuangan tahun 2013," ujar Puan di Marina Convention Center, Sabtu (20/9) malam .
Selain itu, PDIP juga memberikan dukungan penuh pada rencana Jokowi sebagai Presiden RI terpilih untuk menetapkan 1 Muharram sebagai Hari Santri Nasional. Gagasan Hari Santri Nasional sempat terlontar dari mulut Jokowi saat kampanye di Pondok Pesantren Babussalam Malang Jawa Timur, 28 Juni lalu.

“Mendukung rencana Presiden terpilih untuk menetapkan tanggal 1 Muharram sebagai Hari Santri Nasional,” kata putri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri itu seperti dikutip JPNN.

Pembacaan rekomendasi itu merupakan puncak acara Rakernas IV PDIP yang berlangsung sejak kemarin (19/9) dan resmi ditutup malam ini. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA