Dua hari libur nasional baru itu adalah 1 Juni sebagai hari lahir Pancasila dan 1 Muharram untuk Hari Santri Nasional.
Ketua Panitia Pelaksana Rakernas Puan Maharani yang membacakan rekomendasi rakernas mengatakan bahwa usulan itu merupakan bagian dari upaya memperkuat karakter kebangsaan.
"Agar pemerintah yang baru menetapkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila dan menjadikannya sebagai hari Libur Nasional, sebagaimana keputusan Rakernas III PDI Perjuangan tahun 2013," ujar Puan di Marina Convention Center, Sabtu (20/9) malam .
Selain itu, PDIP juga memberikan dukungan penuh pada rencana Jokowi sebagai Presiden RI terpilih untuk menetapkan 1 Muharram sebagai Hari Santri Nasional. Gagasan Hari Santri Nasional sempat terlontar dari mulut Jokowi saat kampanye di Pondok Pesantren Babussalam Malang Jawa Timur, 28 Juni lalu.
“Mendukung rencana Presiden terpilih untuk menetapkan tanggal 1 Muharram sebagai Hari Santri Nasional,†kata putri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri itu seperti dikutip
JPNN.
Pembacaan rekomendasi itu merupakan puncak acara Rakernas IV PDIP yang berlangsung sejak kemarin (19/9) dan resmi ditutup malam ini.
[ian]
BERITA TERKAIT: