"Alhamdulilah, Bu Mega menyatakan kesiapannya apabila kemudian seluruh struktur 33 DPD yang mewakili seluruh DPC yang hadir di rakernas meminta Beliau (dipilih lagi) untuk kongres yang akan datang,†kata Puan di sela-sela Rakernas, di Marina Convention Center, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (20/9)
Puan menegaskan bahwa keputusan itu tidak akan ditetapkan dalam Rakernas karena bukan ajang untuk memilih ketua umum. Kongres merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi PDIP.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP itu menegaskan bahwa aspirasi dari 33 DPD itu akan ditampung dalam keputusan rakernas untuk dibawa ke kongres yang akan datang.
"Saya yakin bahwa nanti dalam kongres yang akan datang, bagaimana menuju jembatan emas (pemilu) 2019 memang bisa terjaga dengan adanya Bu Mega menjadi ketua umum," terang Puan, dikutip dari
JPNN.Tentang semangat regenerasi di internal PDIP yang jadi terbenam lagi akibat keputusan ini, Puan membantahnya. Puan menegaskan bahwa partainya sudah melakukan regenerasi dengan memunculkan kader-kader untuk menduduki posisi penting di eksekutif maupun legislatif. Salah satu contohnya adalah Joko Widodo yang sebentar lagi akan dilantik menjadi Presiden RI 2014-2019.
"Jadi, kaderisasi dan regenerasi tentu saja buat kami itu hal utama yang dilakukan dalam konsolidasi 10 tahunan ini. Kaitannya dengan ketum, masih ada sosok Ibu Mega yang menjadi perekat dan pemersatu di kami dan semua itu diputuskan sesuai mekanisme internal yang berlaku di PDIP," tambahnya.
[ald]
BERITA TERKAIT: