Ahok Keluar dari Gerindra, RKIH DKI Siap Kawal Jakarta

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Jumat, 12 September 2014, 11:10 WIB
Ahok Keluar dari Gerindra, RKIH DKI Siap Kawal Jakarta
ahok/net
rmol news logo . Keputusan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) keluar dari Partai Gerindra, sebagai bentuk protes ketidaksetujuannya terhadap usulan RUU Pilkada tidak langsung, mendapat dukungan dari masyarakat luas.

Rumah Kreasi Indonesia Hebat (RKIH) Jakarta bertekad akan mendukung dan mengawal setiap kebijakan Ahok setelah diangkat sebagai Gubernur DKI. Sekretaris RKIH DKI Teguh Eko Prastyono mengatakan, keputusan Ahok menolak Pilkada tidak langsung atau ditunjuk oleh DPRD sudah sangat tepat.

"Pilkada tidak langsung sama saja mengebiri hak politik rakyat. Ahok sudah tepat keluar dari Gerindra yang berkeinginan Pilkada tidak langsung," kata Eko, Jumat (11/9).

Lanjut Eko, setelah dilantik sebagai Gubernur DKI menggantikan Jokowi yang dilantik sebagai Presiden ke-7 20 Oktober 2014 mendatang, RKIH Jakarta akan mendukung setiap kebijakan Ahok yang pro rakyat.

"Ahok tidak perlu takut dengan ancaman partai yang ada di DPRD. Kami warga Jakarta akan membela dan mendukungnya," tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan kepada Ahok, RKIH DKI pada Minggu besok (14/9), akan mengeluarkan pernyataan resmi penolakan Pilkada tak langsung. "Acara ini sekaligus pengukuhan pengurus RKIH DKI di Hotel Grand Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat," jelasnya.

Di acara nanti, rencananya juga akan dihadiri oleh Ahok dan Presiden RI terpilih Jokowi. Apa yang dikatakan Eko dibenarkan oleh Ketua Umum RKIH Krisbudiharjo. Menurutnya, jika kepala daerah ditunjuk oleh DPRD, berarti sebuah kemunduran bagi demokrasi Indonesia. "Mereka yang mengingikan pilkada tak langsung sama saja ingin mengembalikan Indonesia ke zaman kelam," ucapnya.

Bahkan rencananya, RKIH akan melakukan penggalangan untuk menolak RUU Pilkada tidak langsung yang sedang digodok DPR. "90 persen rakyat menolak pilkada tidak langsung. Kami akan menggalang penolakan ini," pungkasnya. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA