Mega Butuh Masukan Rizal Ramli dan Kwik Kian Gie

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Sabtu, 30 Agustus 2014, 16:26 WIB
Mega Butuh Masukan Rizal Ramli dan Kwik Kian Gie
kwik kian gie/net
rmol news logo Keputusan Ketua Umum Megawati yang menyatakan bahwa PDIP mendukung kenaikan harga BBM telah menciderai citra baik PDIP dan presiden terpilih Jokowi.

Pengamat politik dari IndoStrategi, Andar Nubowo, menyayangkan keputusan Megawati tersebut. Dengan keputusan itu, citra PDIP yang aspiratif dengan wong cilik akan hilang. Selain itu, partai banteng moncong putih ini juga akan ditinggalkan rakyat.

"Subsidi tidak perlu dicabut karena akan mempengaruhi kenaikan harga-harga kebutuhan pokok,"  ujar direktur eksekutif IndoStrategi tersebut kepada Rakyat Merdeka Online (Sabtu, 30/8).

Menurut Andar, seharusnya sebelum mengeluarkan keputusan, Mega berkonsultasi terlebih dahulu dengan ekonom-ekonom kerakyatan seperti Kwik Kian Gie dan Rizal Ramli. Pasalnya, kedua ekonom ini konsisten dalam menentang kenaikan harga BBM bersubsidi. Jadi sudah barang tentu keduanya memiliki formula-formula jitu dalam menutupi pembengkakan anggaran.

"Kalau perlu, baik Mega maupun Jokowi-JK harus menjadikan Pak Kwik dan Pak RR sebagai konsultan ekonomi mereka," tandas dosen FISIP UIN Syarief Hidayatullah Jakarta tersebut. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA