"Menurut saya tidak perlu ke MK. Percuma, tidak efektif," kata Kiai Said panggilan akrabnya, usai doa bersama untuk bangsa di Kantor DPP PKB, Jakarta, Minggu (20/7).
Menurutnya, kekalahan dalam berkompetisi bukan akhir dari segalanya, karena pihak yang kalah tetap bisa berkarya, dan tetap bisa melakukan pengabdian bagi negara dan bangsa.
"Jadi, yang kalah jangan minder, jangan dendam, tetap percaya diri. Pokoknya tunggu tanggal 22 Juli. Siapa yang menang harus kita terima," sarannya.
Kiai Said juga mengingatkan pasangan capres-cawapres yang kalah harus lapang dada alias legowo menerima kekalahannya. "Yang kalah harus legowo, yang menang jangan sombong," tekannya seperti dilansir dari
Antara.
[rus]
BERITA TERKAIT: