"Setelah PDIP menang dalam pemilu legislatif, saya pada tanggal 10 April 2014 membuat press pelease 'awas dalam waktu dekat Ruhut Sitompul akan mulai mendekati cari muka dan memuji Jokowi'. Dugaan saya ternyata terbukti lebih awal, setelah SBY hampir lengser, Ruhut mulai mencari muka kepada Jokowi," kata Hotman dalam keterangannya kepada redaksi, Rabu (25/6).
Jelas Hotman, Ruhut sering menyebut Jokowi sebagai tukang meubel tidak level jadi presiden, Jokowi amburadul mengurus Jakarta, Jokowi hanya pencitraan dan Jokowi hanya RI 4 bila jadi presiden, bahkan saat itu Ruhut memuji Prabowo.
"Kapal hampir karam dan Ruhut mulai mau menumpang kapal lain yang mulai berlayar, bahkan Ruhut menyebut nenek lampir dan arab kepada senior di partainya yang dulu dia puja," ungkapnya.
Dulu, lanjut Hotman, Ruhut menempel Akbar Tanjung saat masih berkuasa di Golkar, bahkan Ruhut mengaku rela mati demi Golkar dan pakai kolor warna kuning karena kecintaan pada Golkar. Ruhut mungkin sudah lupa wajah Akbar Tanjung. Dan Ruhut pernah gagal mendekati Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, waktu Megawati sebagai presiden RI.
"Mungkin dalam waktu dekat Ruhut akan lupa wajah SBY, yang terbayang adalah wajah Jokowi. Apakah Ruhut masih ingat wajah Jokowi pada saat dia sebut sebagai tukang meubel yang tidak level jadi presiden? Atau Ruhut sudah terbayang wajah Jokowi sebagai presiden?" tandas Hotman.
[rus]
BERITA TERKAIT: