Ruhut Ditawari Menteri, Lagi-lagi Jokowi Ketahuan Bohong

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Selasa, 24 Juni 2014, 16:11 WIB
Ruhut Ditawari Menteri, Lagi-lagi Jokowi Ketahuan Bohong
ruhut sitompul/net
rmol news logo . Pernyataan Jurubicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul yang mengatakan ditawari jabatan menteri ketika bergabung untuk mendukung Jokowi-JK, semakin membuat masyarakat yakin bahwa pernyataan Jokowi yang mengatakan tidak ada bagi-bagi kursi dalam tim koalisi ramping ternyata bohong.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID), Jajat Nurjaman dalam keterangannya kepada redaksi, Selasa (24/6).

"Hal ini dapat kita kaitkan dengan pernyataan Muhaimin Iskandar beberapa waktu lalu yang mengatakan 'saya menjamin menteri agama dari kalangan NU kalau Jokowi-Jk menang'," kata dia.

Jajat menilai, sepertinya usaha keras yang dilakukan timses untuk terus menaikan elektabilitas Jokowi yang selama ini telah dibangun akan jatuh oleh ulah timsesnya sendiri. Pasalnya, pandangan di masyarakat saat ini sangat berbeda, banyak yang tadinya mengidolakan Jokowi dengan kesederhaannya, sekarang malah melihat Jokowi sebagai pembohong.

"Isu pembagian kursi sudah merupakan hal yang tidak tabu bagi masyarakat dan sudah menjadi rahasia umum yang mestinya tidak di tutup-tutupi, tinggal bagaimana mencari kader terbaik untuk mengisi pos yang kosong. Seorang capres yang berusaha menutup-nutupi fenomena ini justru akan rugi sendiri, sama saja ia menganggap masyarakat masih bodoh," demikian Jajat Nurjaman.

Sebelumnya Anggota Komisi III DPR Ruhut Sitompul mengklaim ditawari PDIP posisi menteri jika Jokowi-JK menang di pilpres 2014. Namun, Ruhut membantah keputusan mendukung Jokowi-JK karena tawaran jabatan itu. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA