"Saya setuju dengan pak Jokowi yang bercita-cita menguatkan maritim kita," ujar anggota Komisi I DPR dari Fraksi Hati Nurani Rakyat (Hanura), Susaningtyas Nefo Handayani, Senin pagi (23/6).
Konflik Laut China Selatan, menurutnya, patut diwaspadai bersama karena wilayah tersebut merupakan salah satu jalur laut tersibuk di dunia. Negara-negara baik dalam maupun luar wilayah itu menggunakannya. Oleh karena itu, Indonesia, dalam hal ini, TNI mempunyai peranan penting dalam membangun kestabilan dan keamanan regional. Tujuannya, memelihara keseimbangan di antara negara-negara berkepentingan yang dikendalikan oleh kekuatan dari luar wilayah.
Indonesia harus bisa meningkatkan hubungan, menyebarkan gagasan, dan melontarkan inisiatif terwujudnya “
U-shape line area sebagai zona ASEAN dan China Strategic Petroleum Reserve (SPR). Selain itu juga demi terciptanya ASEAN-China Maritime Security Initiative pada pengawasan dan patroli laut-udara di wilayah Laut Cina Selatan.
"Masalah keamanan yang lain dan perlu untuk ditangani bersama adalah mengatasi kejahatan lintas negara (
transnational crime) dan isu-isu keamanan
perbatasan lainnya," terangnya.
Wilayah perbatasan yang jauh dan pengawasan sering dimanfaatkan pihak-pihak tertentu sebagai gerbang kegiatan illegal, misalnya perompakan/pembajakan, penyelundupan, penangkapan ikan secara illegal, perambahan hutan illegal, penggeseran patok-patok perbatasan dan pelintasan batas ilegal, tandasnya
.[wid]
BERITA TERKAIT: