Perguruan seni bela diri warisan nenek moyang bangsa Indonesia yang menggembleng Jokowi adalah perguruan silat, Setia Muda Perjuangan Bangsa.
Menurut Koordinator Setia Muda Perjuangan Bangsa, Gambianto, Jokowi belajar sejak tahun 2011 lalu.
"Jokowi sudah bisa dikatakan pendekar," kata Gambiyanto kepada wartawan, usai deklarasi dukungan Pendekar Setia Muda Perjuangan Bangsa kepada pasangan Jokowi-JK di Sekretariat Relawan Merah Putih, Jakarta, Rabu (11/6).
Sepengetahuan Gambianto, Jokowi saat masih duduk di bangku SMP di Jawa Tengah jatuh hati dengan silat. Kemudian dia memperdalam lagi di perguruan silat Setia Muda Perjuangan Bangsa.
"Di Jakarta sejak 2011, sebelum maju jadi Gubernur, pak Jokowi belajar sama kami (Setia Muda Perjuangan Bangsa). Saya salah satu pengajarnya," kata mantan atlet SEA Games tahun 90-an ini.
Di Jakarta Jokowi belajar di Kantor Walikota, Jakarta Barat. Sejumlah ilmu pun telah ia turunkan ke Gubernur DKI Jakarta itu, antara lain cengkraman, pukulan, bertarung menggunakan celurit hingga bermain pedang.
Menurutnya, Jokowi sudah mencapai tingkat mahir dan latihannya itu setiap malam minggu, minimal itu dua jam setiap latihan, terakhir pak Jokowi latihan itu November tahun 2013 lalu.
Dalam ilmu silat ada empat tingkatan yang ditunjukan melalui sabuk, yakni hitam, merah, hijau dan putih. Jokowi kata dia sudah mencapai tingkatan tertinggi, yakni sabuk putih. Bahkan Jokowi sudah melewati ujian yang disebut Jurit Malam.
Ujian Jurit Malam itu digelar di Hutan Kota, Srengseng, Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada November 2013 lalu pada malam hari.
[rus]
BERITA TERKAIT: