Sore tadi, bahkan Prabowo menemani Hatta bertemu Presiden SBY untuk meminta izin mengundurkan diri sebagai Menko Perekonomian.
Pakar politik Muhammad AS Hikam memprediksi duet Prabowo-Hatta akan kesulitan mendulang suara dari kalangan nahdliyyin. Duet yang tengah dipopulerkan dengan istilah Prabowo Berjasa juga diprediksi akan sulit mendulang suara pemilih di wilayah Indonesia timur.
"Tetapi pasangan ini kuat di kalangan bisnis dan kelas menengah kota serta sebagian wilayah Sumatera," kata Hikam dalam laman facebooknya (Selasa, 13/5).
Untuk bisa memenangkan pertarungan dengan Jokowi, kata Hikam, Prabowo masih perlu menggalang pendukung yang kuat di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan wilayah timur Indonesia.
"Inilah tantangan yang cukup berat (bagi Prabowo)," paparnya.
[dem]
BERITA TERKAIT: