Ical mengaku senang bisa kembali bertemu dengan Jokowi dan mendeklarasikan kerjasama politik antara PDIP dan Golkar menghadapi Pilpres 9 Juli mendatang.
"Pasar adalah simbol kesejahteraan rakyat yang sesungguhnya. Tentu ada pasar lain, pasar modal pasar uang dan lainnya. Tapi di sini pasar untuk kesejahteraan rakyat yang seseungguhnya. Suara Golkar suara rakyat. Saya senang berjumpa bertemu Pak Jokowi di pasar, sebagai pusat kesejahteraan rakat," kata Ical.
Ical yang memberi penjalasan pers didampingi Jokowi, ogah memastikan pertemuan dirinya dengan Jokowi di Pasar Gembrong pertanda jika Golkar sudah resmi berkoalisi dengan PDIP. Menurut dia, pertemuan sebagai penjajakan lanjutan untuk membangun koalisi antara Golkar dengan PDIP menudukung Jokowi sebagai presiden. Ditanya apakah bakal menjadi cawapres Jokowi, Ical memastikan belum ada kesepakatan soal itu.
"Nanti kita bicarakan dengan Pak Jokowi. Golkar partai besar, PDIP juga besar. Nanti kita bocorkan dengan Pak Jokowi, juga kita berbicara dengan Ketum PDIP," kata Ical yang bersama Jokowi sama-sama mengenakan kemeja putih lengan panjang.
Kapan kerjasama PDIP-Golkar akan dideklarasikan? Ical belum mau memastikan. Ical juga tak mau mengungkap kecocokan apa yang membuat kerjasama antara PDIP dan Golkar bisa terjalin.
"Baju sama-sama putih," singkat Ical mengelak.
[dem]
BERITA TERKAIT: