Pengamat politik dari IndoStrategi Andar Nubowo mengindikasi dua alasan PDIP dalam pengangkatan mantan calon Gubernur Jawa Timur tersebut. Pertama, pengangkatan ini mengindikasi bahwa koalisi PDIP dan PKB semakin dekat. Selain aktif di muslimat NU, Khofifah juga merupakan bagian dari PKB.
"Ini bisa jadi upaya PDIP berkoalisi dengan PKB," ujarnya saat berbincang dengan
Rakyat Merdeka Online (Sabtu, 3/5).
Alasan kedua, lanjut Andar, PDIP ingin menggunakan Khofifah sebagai alat untuk meraup suara nadhliyin. Sebagai mantan calon gubernur Jatim dan ketua ortom NU, Khofifah memiliki basis massa yang tidak sedikit. Itulah indikasi yang membuat Jokowi kepincut untuk menggaet Khofifah.
"Khofifah pernah menjadi bagian PKB, dia juga punya pengaruh di NU," tandas dosen FISIP UIN Jakarta tersebut.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: