"Ini bukan hanya siapa capres dan cawapres. Tapi arahnya lebih ke bagi-bagi kursi menteri," ujar pengamat komunikasi media politik dari Universitas Indonesia (UI), Dr Irwansyah kepada redaksi, Rabu (16/4).
Namun pembicaraan bagi-bagi kekuasaan tersebut, kata Irwansyah, tidak akan muncul di permukaan publik. Hanya dibicarakan diam-diam dan dalam kalangan elit parpol terbatas.
Tidak hanya itu, menurut Irwansyah, dalam membangun koalisi, elit parpol juga jarang bicara program yang akan dibangun, dan membukanya ke publik.
"Idealnya mereka bicara bagaimana bangsa ini ke depan. Bukan hanya hiruk pikuk yang dipertontonkan," terangnya.
[rus]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: