Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Muhammad, mengatakan, pihaknya minggu ini akan memanggil Anis Matta untuk dimintai keterangan, terakit pernyataannya melibatkan anak-anak dalam kampanye adalah pendidikan politik.
"Nanti kita lihat sanksinya. Sanksinya itu bisa dilarang kampanye ke depan, atau bisa kita rekomendasikan (ke KPU) agar tidak bisa mengikuti pemilihan," kata Muhammad saat dihubungi redaksi, Selasa (18/3).
Namun, lanjut Muhammad, apabila Anis Matta mengaku salah, dan bersedia mengklarifikasi ke publik, PKS hanya disanksi administrasi.
"Kalau (Anis) mengaku khilaf dan meminta maaf, maka tidak akan ada efek (serius). Namun tetap akan ada sanksinya, sanksi administrasi," tandas Muhammad.
Kampanye perdana PKS (Minggu, 16/3) di Gelora Bung Karno Jakarta, melibatkan anak-anak. Padahal hal ini merupakan salah satu yang dilarang oleh undang-undang. Presiden PKS Anis Matta berkilah, ia mengatakan itu merupakan bagian dari pendidikan politik.
"Insya Allah (anak-anak) itu tidak menjadi masalah, itu bisa jadi pendidik politik," kata Anis.
Menurutnya, pihaknya telah mengoordinasikan masalah ini dengan Bawaslu. Selain itu, masalah keamanan anak-anak dalam kampanye juga menjadi prioritas PKS. Anis pun menerangkan, PKS merupakan partai yang mengakat isu keluarga. Sehingga, keterlibatan anak-anak tak dapat dihindari.
[rus]
BERITA TERKAIT: