Lelang Logistik Tambahan Ditangani KPU Pusat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Minggu, 19 Januari 2014, 07:51 WIB
Lelang Logistik Tambahan Ditangani KPU Pusat
husni kamil manik/net
rmol news logo Pengadaan logistik Pemilu 2014 nampaknya akan fokus diadakan di tingkat nasional. Program Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menyerahkan lelang tambahan logistik yang rusak di KPU tingkat provinsi, akhirnya dirubah untuk diadakan lelang di tingkat nasional.
 
Ketua KPU Husni Kamil Manik mengatakan, masalah pengadaan logistik di tingkat daerah akan ditangani di tingkat nasional. Kebutuhan tambahan logistik yang rusak, yang hilang, akan diadakan langsung oleh KPU RI.

"Kebutuhan tambahan logistik akan dilakukan secara nasional, tidak lagi dilakukan di provinsi seperti yang dijadwalkan pada anggaran 2013 lalu," ujar Husni di Jakarta, kemarin (Sabtu, 18/1).
 
Husni menyatakan, KPU untuk sementara sudah memiliki data terkait tambahan kebutuhan logistik, terutama untuk kotak dan bilik suara. Namun, jumlah itu bisa bertambah jika terjadi force majeur, seperti hilang dicuri atau rusak akibat bencana alam.

"Kami minta kepada daerah untuk melaporkan kebutuhannya," terangnya.
 
Kebutuhan anggaran tambahan logistik di 2014, ujar Husni, telah direncanakan sebesar Rp 3,7 triliun. Jumlah tersebut sudah mengantisipasi kebutuhan untuk menambah logistik di daerah yang kurang. Dalam hal ini, KPU belum merencanakan tambahan anggaran jika nantinya kebutuhan tambahan logistik melebihi perkiraan yang ada.
 
"Prioritas utamanya menggunakan anggaran-angggaran efisiensi yang didapatkan dari proses lelang barang di tingkat pusat," tandasnya. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA