Survei: Mayoritas Publik Khawatir Pemerintahan Mogok di 2014

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Minggu, 22 Desember 2013, 15:59 WIB
Survei: Mayoritas Publik Khawatir Pemerintahan Mogok di 2014
Fitri Hari/rmol
rmol news logo Mayoritas publik khawatir pemerintahan di 2014 tidak akan berjalan baik karena disibukkan dengan pemilihan umum. Sebab di tahun depan akan ada dua even besar yang akan dihadapi yakni pemilihan legislatif dan pemilihan presiden.

Demikian disampaikan Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Fitri Hari saat jumpa pers merilis hasil survei terbaru bertajuk "Publik Khawatir Pemerintahan Lumpuh Tidak Akan Berjalan Baik pada Pemilu 2014" di kantor LSI, Jalan Pemuda No 70, Jakarta Timur, Minggu (22/12).

Dari hasil survei, Fitri memaparkan 60,88 persen publik sangat khawatir pemerintahan lumpuh di 2014 atau tahun politik. Dan hanya 31,27 persen publik yang masih yakin pemerintah tetap fokus bekerja.

Dari survei itu juga ditemukan bahwa 64,15 persen masyarakat desa khawatir pemerintahan lumpuh. Yang tak khawatir hanya 30,75 persen. Sedangkan masyarakat kota sebanyak 31,29 persen yang khawatir dan yang tidak sejumlah 45,06 persen.

Dari sisi ekonomi, Fitri menerangkan, 62,50 persen masyarakat menengah ke bawah khawatir. Yang tidak hanya 36,50 persen. Masyarakat ekonomi menengah sebanyak 66,67 persen yang khawatir. Yang tidak hanya 33,33 persen. Sedangkan ekonomi menengah ke atas sebanyak 41,67 persen dan yang tidak khawatir 50,00 persen. Selebihnya menjawab tidak tahu.

"Bisa dikatakan bahwa para wong cilik yang tinggal di desa lebih khawatir pemerintah akan lumpuh di 2014," kata Fitri seperti diberitakan JPNN.

Pengumpulan data survei ini dilakukan 18 hingga 19 Desember 2013 dengan menggunakan metode multistage random sampling. Responden dalam survei ini sebanyak 1.200 dan margin error kurang lebih 2,9 persen. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA