SBY: Hanya Satu yang Sulit Saya Terima

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Rabu, 18 Desember 2013, 20:33 WIB
SBY: Hanya Satu yang Sulit Saya Terima
sby/net
rmol news logo Presiden SBY bisa menerima kritikan, kecaman dan cemoohan yang ditujukan kepada dirinya. Ia pun menyadari sebagai pemimpin harus ikhlas dibenci dan dipuji.

"Kalau ada apa-apa SBY yang salah, saya harus menerima. Hanya satu yang saya sulit menerima. Fitnah," ujar SBY dalam pidatonya pada puncak Hari Ulang Tahun ke-76 Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara di Wisma ANTARA, Jalan Medan Merdeka Selatan 17, Jakarta, Rabu (18/12).

Oleh karena itu, SBY mengajak seluruh komponen masyarakat untuk menjauhkan negeri ini dari fitnah. Ia menilai wajar dan iklhas menerima penolakan, kecaman, dan kritikan atas keputusan yang diambilnya.

"Selama itu ada barangnya, ada keputusan, ada regulasi pemerintah, ada ucapan saya diserang, nggak apa-apa karena barangnya ada. Tapi kalau saya tidak bicara apa-apa, saya tidak berbuat apa-apa tiba-tiba diisukan SBY melaksanakan A dan A itu diserang berhari-hari, berminggu-minggu, ini yang tidak mendidik, karena tidak ada faktanya," tegasnya.

Kepala Negara ini juga menegaskan, sejak 20 Oktober 2004, Ia menerima ribuan kritikan dan masih mampu menahan kritikan dan cemoohan, karena rasio mengontrol emosinya.

"Karena itulah saya masih berdiri di sini, istri saya masih duduk di sana," kata SBY seraya menunjuk Ibu Negara Ani Yudhoyono.

Jelas SBY seperti dikutip dari situs resmi Sekretariat Kabinet RI, sudah risikonya menerima kritikan dan kecaman karena dirinya sebagai presiden.

"Ya sudah menjadi takdir saya, nasib saya. Ada falsafah tidak ada orang menyepak anjing mati, jadi kalau saya disepak berarti saya masih hidup. Kalau Anda tidak mau diserang, dikritik, dikecam, maka jangan mengatakan apa-apa, jangan berbuat apa-apa, dan tidak menjadi apa-apa," tandasnya. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA