"Jangan main-main dalam melakukan tahapan-tahapan. Kita tidak menginginkan adanya penolakan hasil Pemilu karena akan terjadi
chaos. Mudah-mudahan tidak terjadi," kata Surya Paloh usai memberikan Kuliah Umum di Gedung Jenderal Besar Soeharto, Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim, Malang, Jawa Timur, Senin (11/11).
Menurut Surya, kinerja penyelenggara pemilu juga menentukan partisipasi masyarakat dalam memilih. Aturan-aturan harus dibuat adil untuk seluruh peserta pemilu. Surya juga menyebut perilaku pemimpin yang tidak mau berubah membuat para calon pemilih pemula apatis.
Surya memberikan Kuliah Umum dengan tema "Tumbuhkembangkan Jiwa Patriotisme Keindonesiaan" sembari membangkitkan semangat mahasiswa untuk melakukan perubahan. Surya memaparkan jalannya pemerintahan mulai dari Orde Lama, Orde Baru, hingga ke era reformasi.
Pada kesempatan tersebut, Surya menanyakan kepada mahasiswa, apa yang bisa dibanggakan di era reformasi saat ini? Mahasiswa pun terdiam.
"Memang sulit menjawabnya," ucap Surya seraya menambahkan fakta bahwa dari 540 kepala daerah hasil pilkada 58 persen atau 304 orang masuk tahanan.
[dem]
BERITA TERKAIT: