Ketua DPR Marzukie Ali tidak menampik data negatif dari lembaga yang dipimpinnya itu. Menurutnya, anggota dewan memang dipilih untuk menyampaikan aspirasi rakyat.
"DPR memang disumpah untuk menyampaikan aspirasi rakyat daerahnya. Kita memang menerima banyak aspirasi," ujarnya dalam diskusi 'Kepemimpinan Demokrasi dan Potret Hukum Indonesia' di Kantor Perhimpunan Gerakan Keadilan, Tebet, Jakarta, Minggu (6/10).
Sayangnya, masih menurut Marzukie, saluran aspirasi masyarakat itu harus berhenti di DPR, lantaran tidak ada peraturan yang mengatur mekanisme penyampaian aspirasi dari DPR ke pemerintah.
"DPR sendiri bingung mau dibawa kemana aspirasi ini. Makanya harus dibuat payung hukum soal penyampaian aspirasi. Kalau tidak, masyarakat bisa marah kepada DPR dan akibatnya DPR kian tergerus," tambahnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: