Pembusukan disebar melalui pesan pendek. Isi pesan tersebut intinya mengkampanyekan ada sponsor dari sejumlah eks napi di balik terus menguatnya pencapresan Jokowi.
Redaksi menerima pesan singkat tersebut Minggu pagi (15/9), pukul 02.12 WIB. Si pengirim menyebut kerja-kerja politik para eks napi untuk Jokowi dilakukan melalui Barisan Relawan Jokowi Presiden 2014 (Bara-JP 2014).
"Merdeka. BaraJP Relawan Jokowi di otaki para residivis," begitu kalimat pembuka pesan pendek yang disebar pengirim yang mengaku relawan Mega-Hasyim for Presiden 2004 itu.
Si pengirim, dalam pesannya, kemudian menyebut individu-individu yang memperkuat kepengurusan Bara JP 2014. Yakni Mulyana W Kusuma sebagai pembina, Sihol M sebagai Ketua, dan Roy Marten sebagai Sekjen.
Mulyana W Kusumah pernah dijatuhi hukuman terkait kasus korupsi KPU, Sihol M terpidana korupsi kotak suara KPU, adapun Roy Marten dua kali dibui karena kasus narkoba.
"Kantornya (Bara JP 2014) d percetakan negara yg punya Mulyana. Bisa jd pula sponsornya pr koruptor, gurih nian Jokowi, goreng goreng trus ojo kesusu rek ! salam juang," begitu kutipan bagian penutup sms.
Sementara Mulyana W. Kusumah yang dihubungi secara terpisah membantah isi pesan pendek itu.
[dem]
BERITA TERKAIT: