Dalam Pertemuan bilateral RI-Polandia ini membahas, antara lain; masalah perdagangan dan investasi, pertambangan, energi dan lingkungan hidup, serta pertahanan dan keamanan.
Dalam pertemuan ini Presiden SBY dan Presiden Kromowski juga menyaksikan penandatanganan dua nota kesepahaman atau MoU. MoU pertama mengenai kerja sama ekonomi, ditandatangani oleh Menlu Marty Natalegawa dan Menteri Pertanian Polandia Stanislaw Kalemba. Dan yang kedua, kerja sama perikanan, ditandatangani Menteri Perikanan dan Kelautan Sharif Cicip Sutardjo dan Kalemba.
Menurut data Kementerian Perdagangan, dalam lima tahun terakhir Indonesia mengalami surplus dalam neraca perdagangan dengan Polandia. Tahun 2012, total nilai perdagangan dengan negara berbendera Putih Merah ini mencapai 467,43 juta dolar AS. Eskpor Indonesia senilai 340,02 juta, antara lain berupa karet, elektronik, mesin dan otomotif, tekstil, kayu, dan minyak kepala sawit. Sedangkan impor dari Polandia berwujud alat-alat listrik, bahan kimia dasar, kosmetika, keramik, dan kristal.
Dan pada periode Januari-April 2013, total nilai perdagangan kedua negara sebesar 162,45 juta dolar AS, naik 6,52 persen dibanding periode yang sama di tahun 2012.
Seperti dikutip dari laman situs
presidenri.go.id, menyertai Presiden SBY dalam pertemuan bilateral dengan Polandia ini, antara lain, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menlu Marty Natalegawa, Mensesneg Sudi Silalahi, Menteri Perikanan dan Kelautan Sharif Cicip Sutardjo, Mendikbud Mohammad Nuh, Ketua KEN Chairul Tanjung, dan Ketua Umum Kadin Pusat Suryo Bambang Sulisto.
[rus]
BERITA TERKAIT: