AM Fatwa: Jalan Soeharto Terobosan Politik Menuju Rekonsiliasi Nasional

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Minggu, 01 September 2013, 18:15 WIB
AM Fatwa: Jalan Soeharto Terobosan Politik Menuju Rekonsiliasi Nasional
am fatwa/net
rmol news logo Anggota Panitia 17 AM Fatwa mengaku yang mengusulkan nama Jalan Medan Merdeka Barat diganti menjadi Jalan Soeharto.

"Saya salah seorang (yang mengusulkan), ada juga seperti Pak Permadi yang mengusul jalan Cendana untuk Pak Harto," ujar AM Fatwa saat wawancara live di TV One, sesaat lalu (Minggu, 1/9).

Ia menjelaskan, usulan itu ia sampaikan dengan sadar. Menurutnya tokoh sebesar Soeharto memiliki terobosan politik. "Kenapa kita tidak (punya terobosan politik). Kita ingin lakukan terobosan politik menuju rekonsiliasi nasional," jelasnya.

Kembali kepada usulannya agar Jalan Medan Merdeka Barat diganti menjadi Jalan Soeharto, Anggota DPD RI ini mengungkapkan, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo yang juga masuk anggota Tim 17 berpikiran sama dengannya.

"Panitia 17 juga menerima saya. Termasuk Jokowi," tandasnya.

Perubahan empat jalan protokol di Ibukota sedang digodok oleh Panitia 17 yang diketuai Jimly Asshiddiqie. Empat nama itu adalah, Jalan Medan Merdeka Utara menjadi Jalan Bung Karno, Jalan Medan Merdeka Selatan menjadi Jalan Bung Hatta, Jalan Medan Merdeka Barat menjadi Jalan Soeharto dan Jalan Medan Merdeka Timur menjadi Jalan Ali Sadikin. Untuk Jalan Soeharto dan Jalan Ali Sadikin masih mendapatkan penolakan dari berbagai kalangan, mengingat jejak rekam dua tokoh ini dinilai kontriversial. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA