"Dengan syarat presidential threshold 20 persen, tokoh-tokoh alternatif akan terganjal. Dan hal inilah membuat banyak memilih golput. Saya prediksi golput sampai 40 persen," ujar Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Sutiyoso di kantornya, Jalan Diponegoro, Jakarta, Senin (29/7).
Harusnya kata Bang Yos panggilan akrab Sutiyoso, semua warga negara diberikan selebar-lebarnya untuk ikut kompetisi, dengan prinsip semakin banyaknya calon yang akan maju, maka semakin banyak pilihan rakyat.
Dengan semakin banyak pilihan capres yang ditawarkan kepada masyarakat, semakin banyak pilihan rakyat memilih pemimpin yang disukai. Maka semakin mengurangi angka golput.
"Karena golput dari pemilu-pemilu sebelumnya bukan semakin berkurang, sebaliknya semakin meningkat. Dari Pemilu 2004 dan 2009, golput semakin meningkat. Perlu ada evaluasi partai besar soal ini," pungkasnya.
[rus]
BERITA TERKAIT: