"Sebagai salah satu negara mayoritas muslim di dunia, Indonesia patut dan layak mengutuk pembantaian itu, dan memulangkan Dubes Mesir ke negaranya," ujar anggota Komisi Hukum DPR RI Nasir Djamil kepada
Rakyat Merdeka Online, Sabtu (27/7).
Nasir mengutuk pembunuhan massal yang dilakukan rezim militer di Mesir di bawah komando Jenderal Asisi, dan seterusnya mendesak pimpinan DPR RI dan DPD RI mengutuk peristiwa itu.
Tidak sampai disitu, politisi PKS itu juga meminta PBB dan Badan HAM Dunia serta para pejuang demokrasi dan ham di seluruh negara untuk mengutuk pembantaian tersebut.
"Jenderal Asisi layak diajukan ke pengadilan internasional untuk menuntut kekejaman dan tanggung jawabnya terhadap pembantaian yang dilakukannya terhadap rakyat sipil di Mesir," tandasnya.
Sebelumnya 16 anggota Ikhwanul Muslimin tewas akibat bentrok dengan antara tentara pemerintah dan demonstran Mesir pada Jumat (26/7).
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: