Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Agus Rianto, menyatakan, hingga kini Polda Sulawesi Selatan masih melakukan penyelidikan.
"Polda Sulawesi Selatan sampai saat ini melakukan penyelidikan terhadap peristiwa pelemparan bom molotov dan pembakaran terhadap gereja di wilayah Sulawesi Selatan," jelas Agus, di Mabes Polri, Jakarta (Senin,18/2).
Sampai sekarang, saksi yang diperiksa sejak dari peristiwa itu, tambah Agus, sekitar 12 orang. Polisi masih berkutat pada jenis kendaraan pelaku guna mengembangkan penyelidikan.
"Sampai dengan kemarin sudah lebih dari 12 sà ksi dimintai keterangan. Belum ada informasi signifikan memang. Terus kami lakukan lebih lanjut jenis kendaran dalam peristiwa yang terjadi," pungkasnya.
Teror bom terjadi di dua Gereja Kristen Indonesia (GKI) yakni GKI, Jalan Samiun nomor 17 Kecamatan Ujung Pandang dan Gereja Toraja Klasis Makassar Jemaat Panakukang di Jalan Pettarani II nomor 3, pada Kamis 14 Februari 2013 dini hari sekitar pukul 04.00 WITA.
Kejadian serupa juga pada 10 Februari 2013 di Gereja Toraja Tiatiara, Kecamatan Tamalate, dan Gereja Toraja Mamasa Jemaat Jordan, Kecamatan Panakkukang.
[ald]
BERITA TERKAIT: