"Audit Hambalang dikerjakan oleh auditor yang ada di AKN III (anggota keuangan negara) yang membawahi Kemenpora. Anggota BPK yang duduk di sini adalah Agung Firman Sampurna," kata anggota Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR Teguh Juwarno, Jumat (21/12).
Sementara, Komisi X yang akan jadi terperiksa BPK dalam auditnya antara lain adalah Pimpinan Komisi dan Pokja Anggaran. Salah satu anggota Pokja adalah Kahar Muzakir yang tak lain adalah ayah dari Agung Firman Sampurna.
"Akan terjadi anak periksa bapak. Apakah bisa dijamin independensinya? Tanpa meragukan profesionalitas Agung FS, sebaiknya untuk kasus ini ia harus 'lepas' untuk mencegah terjadinya konflik kepentingan," harap Teguh.
Sebelumnya, intervensi juga terjadi dalam audit investigasi tahap I BPK. Adalah Taufiequrachman Ruki yang pertama kali membeberkannya ke publik. Dia mengaku ada intervensi agar nama dan penyelewengan Andi Mallarangeng selaku Menpora tidak dimasukkan dalam laporan hasil audit.
[dem]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: