KORUPSI HAMBALANG

SBY Harus Non-aktifkan Menteri Agus Martowardojo!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Senin, 10 Desember 2012, 11:46 WIB
SBY Harus Non-aktifkan Menteri Agus Martowardojo<i>!</i>
agus martowardojo/ist
rmol news logo . Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak untuk menetapkan Menteri Keuangan, Agus Martowardoyo sebagai tersangka kasus korupsi proyek pembangunan sekolah olahraga nasional, Hambalang, Jawa Barat.

Desakan itu disampaikan puluhan massa aksi yang mengatas namakan Visi Indonesia (Research And Controlling Publik Policy) di depan gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Siang ini (Senin, 10/12).

Menurut koordinator aksi, Akbar Kiahaly, keterlibatan Menteri Agus sudah sangat sangat jelas. Seperti dalam laporan hasil penyelidikan (LHP) Badan Pengawas Keuangan (BPK), Menteri Agus disebutkan menyetujui kontrak multiyears untuk proyek berbiaya Rp2,5 trilliun tersebut.

"KPK harus berani memanggil dan menetapkan Menkeu Agus sebagai tersangka," ujar Akbar Kiahaly yang disambut massa aksi dengan kata-kata "betul".

Kata Akbar, Ketua BPK Hadi Poernama sudah menyatakan surat permohonan izin kontrak tahun jamak atau multiyears tersebut diduga melanggar PMK 56/MPK.02/2010 yang prosesnya dilakukan melalui proses penelaahan secara berjenjang bersama-sama oleh Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan.

"Kami minta, jangan hanya berhenti pada Andi, tapi juga pihak lain termasuk Menteri Agus," ungkap Akbar.

Oleh sebab itu, visi indonesia juga meminta Presiden SBY menonaktifkan Menteri Agus dalam kasus yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp.243,66 miliar itu.

"Presiden SBY harus menonaktifkan menteri keuangan, Agus Martowadojo," Seru Akbar dalam orasinya.

Dalam kesempatan ini, Visi Indonesia dan masyarakat pegiat anti korupsi menyambut gembira dan mengapresiasi langkah KPK yang menetapkan Andi Alfian Malarangeng sebagai tersangka dalam proyek yang berbiaya Rp2,5 trilliun tersebut. Puluhan orang itu juga membawa spanduk bertulisan "Bongkar Skandal Korupsi Yang Melibatkan Menteri Keuangan Agus Martowardoyo".

Setalah menyampaikan orasi politiknya massa lalu membubarkan diri. Rencananya, mereka akan melanjutkan aksinya ke kantor Agus Matowardojo. [sam]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA