Berdalih Tawarkan Pekerjaan, Wanita Ini Gasak Lima Laptop Mahasiswi BSI

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Rabu, 05 Desember 2012, 19:47 WIB
Berdalih Tawarkan Pekerjaan, Wanita Ini Gasak Lima Laptop Mahasiswi BSI
ilustrasi
rmol news logo . Aksi pencurian dengan modus menawarkan pekerjaan paruh waktu terjadi di Kota Tasikmalaya. Kali ini korbannya lima mahasiswi yang ingin bekerja sambil kuliah. Dalam kasus tersebut pelaku berhasil membawa kabur lima laptop berikut tas berisi dompet dan kartu ATM.
 
Lima laptop milik lima mahasiswi Bina Sarana Informatika (BSI) Kota Tasikmalaya, raib dibawa pelaku yang mengaku mencari tenaga kerja paruh waktu. Pelaku juga berhasil membawa tas berisi dompet dan kartu ATM serta uang tunai yang di simpan di rumah kostan di Jl Tentara Pelajar Kota Tasikmalaya.
 
Dalam melakukan aksinya pelaku yang merupakan wanita setengah baya menawarkan pekerjaan paruh waktu untuk menjadi tenaga administrasi di salah satu percetakan buku kepada sejumlah mahasiswa. Pelaku pun sempat menyebarkan brosur lowongan kerja di kampus BSI Tasikmalaya Jl Tanuwijaya Kota Tasikmalaya. Setelah lima orang mahasiswi tertarik, pelaku membawa korban untuk mengecek harga barang di salah satu supermarket di Jl HZ Mustofa.
 
Nah, saat mengecek barang, tiba-tiba pelaku menyelinap keluar menuju kostan dan mengambil barang-barang milik para korban. Kejadian ini diketahui ketika mereka pulang ke kostan dan mendapati barang-barangnya sudah raib.
 
Menurut salah seorang korban, Fitriani, kostan tersebut milik pelaku. Dia baru setengah hari menempatinya. Malah pelaku belum bayar uang kost kepada pemiliknya.
 
"Saya benar-benar tertipu. Di kostan saya dan teman-teman sempat wawancara layaknya bos ngetes calon karyawan. Dia juga meminta semua laptop milik kita disimpan di kostan. Kemudian kita diajak survey harga ke minimarket. Diduga kala kita berada di minmarket pelaku pulang ke kostan dan menggondol semua barang kita,"kata Fitriani (Rabu, 5/12).
 
Polisi yang mendapat laporan korban, langsung melakukan olah TKP dan membawa ke lima mahasiswi tersebut ke Polsekta Cihideung untuk dimintai keterangan. Kepada polisi, korban mengaku tergiur bekerja paruh waktu ketika mendapat brosur di halaman kampus mereka.
 
Hingga kini polisi masih memburu pelaku yang identitasnya sudah diketahui dan  ditenggarai pelaku kerap beraksi di wilayah Kota Tasikmalaya. [sam]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA