Ketua Komisi IV: Pemerintah Jangan Gegabah Tambah Kuota Impor Daging

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Senin, 19 November 2012, 02:14 WIB
Ketua Komisi IV: Pemerintah Jangan Gegabah Tambah Kuota Impor Daging
ilustrasi
rmol news logo . Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI meminta pemerintah untuk segera mengatasi lonjakan harga daging sapi yang terjadi belakangan ini.

"Kenaikan harga daging sapi sepekan terakhir sudah di luar kewajaran, padahal tidak ada kenaikan konsumsi yang berarti," kata Ketua komisi IV DPR, M. Romahurmuziy dalam pernyataan tertulis yang dikirimkan ke redaksi, Minggu (18/11).

Politikus PPP yang biasa disapa Romy ini pun meminta agar pemerintah segera menyelesaikan masalah yang terjadi di rantai pasok.

"Persoalannya hanya mungkin di dua tempat, para pengusaha penggemukan sapi (feed lotter) dan para pengusaha rumah potong hewan (jagal sapi)," katanya

Makanya, Romy menyarankan agar pemerintah bisa lebih cermat lagi, khusunya dalam melakukan import daging.

"Pemerintah jangan gegabah menambah kuota impor daging atau sapi, karena belum tentu di situ persoalannya," pinta dia.

Sambung Romy, populasi sapi nasional sekarang sekitar 15,9 juta ekor. Artinya stok ini cukup untuk pasokan domestik, tanpa harus terjadinya kenaikan harga, terutama menjelang libur natal dan tahun baru.

"Pemerintah harus mendata, dimana populasi itu berada, dan bagaimana memobilisasinya ke rumah-rumah potong hewan di pusat-pusat konsumsi, khususnya Jabodetabek," ungkapnya.

"Komisi IV DPR RI di awal pekan ini akan mengagendakan pemanggilan pihak-pihak terkait,seperti dirjen peternakan kementan serta asosiasi pedagang sapi, asosiasi pedagang bakso, asosiasi importir daging sapi, dan asosiasi feed lotter," tutup Romy. [sam]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA