Sebanyak 300 lebih perenang dan 54 tim dayung ikut meramaikan lomba ini. Satu tim dayung berisi 8 orang pedayung.
Ade berharap acara menyeberangi Selat Sunda ini bisa membuat prajurit Angkatan Laut yang menjadi peserta lomba semakin berkarakter maritim. Melalui kegiatan ini, dia ingin agar kompetensi prajurit meningkat, khususnya dalam bidang navigasi dan kekompakan.
"Apa yang kita harap dalam kegiatan ini adalah kekompakan. Kedua kompetisi individu, yang ketiga ini sebagai latihan-latihan dalam rangka infiltrasi. Kemudian juga long way navigation, sehingga diharapkan nanti punya kepercayaan bagi prajurit Marinir untuk melaksanakan tugas-tugas lainnya," ujarnya kepada awak media usai membuka perlombaan.
Lebih lanjut, Ade menjelaskan alasan acara ini dimulai pada malam hari. Menurutnya, hal itu semata dilakukan untuk menghindari arus dan pasang surutnya air laut.
"Dan kemudian kalo renang jarak jauh itu biasanya hidrasi. Dehidrasi di laut itu resikonya sangat tinggi. Diharapkan di malam ini yang agak dingin berharap hawa panas laut juga agak menurun sehingga bisa membatu kenyamanan para perenang," tukasnya.
Para perenang dan pedayung akan berenang hingga ke garis finish yang berada di Tanjung Sekong, Cilegon.
[ian]
BERITA TERKAIT: