Isu tersebut beredar setelah Direktur AS Roma Francesco Totti kedapatan diam-diam menghubungi Antonio Conte, dan meminta untuk melatih IGiallorossi mulai pertengahan musim ini.
Kabar burung ini pertama kali dihembuskan salah satu media ternama Italia, Calciomercato, dalam laporannya, kemarin. Dalam pemberitaannya, mereka menyebut bukti adanya perbinÂcangan antara Totti dan Conte terkait hal itu.
"Totti kedapatan melakukan percakapan lewat telepon seluler dengan Conte untuk membiÂcarakan seputar pergantian kursi kepelatihan Roma," tulis laporan tersebut.
Sepertinya, rencana pergantian tersebut disebabkan ketidakpuaÂsan manajemen Roma terhadap kinerja Eusebio di Olimpico.
Hingga saat ini klub berjuluk Serigala Ibukota itu terbilang tak memiliki taji lagi di pentas Serie A, karena harus terlempar ke luar empat besar klasemen Serie A sampai giornata ke-15. Mereka berada di peringkat kedelapan dengan koleksi 26 poin, hasil dari lima kemenanÂgan, enam kali seri dan empat kali kalah.
Performa seperti ini tentu saja di bawah standar buat Totti dan jajaran manajemen Roma yang lain sehingga berencana mencari pelatih baru, dan menÂjadikan Conte sebagai prioritas utama. Apalagi, saat ini Conte masih berstatus tanpa klub seÂjak kontraknya habis bersama Chelsea musim lalu.
Selain Conte, Roma juga perÂnah melirik pelatih lain untuk menggantikan Di Francesco, seperti bekas punggawa Roma yaitu Vincenzo Montella, dan Paulo Sousa.
Oleh sebab itu, dengan adanya rencana pergantian kursi kepelatihan ini, kinerja Di Francesco dipastikan akan terus menÂjadi sorotan. Salah sedikit poÂsisinya bisa langsung terancam. Salah satunya saat membesut AS Roma pada laga lanjutan penyÂisihan Grup G Liga Champions melawan Plzen di Doosan Arena, dini hari nanti WIB. ***
BERITA TERKAIT: