Jeblok Di Jerman, Jorge Lorenzo Incar Aspal Ceko

MotoGP

Senin, 23 Juli 2018, 08:19 WIB
Jeblok Di Jerman, Jorge Lorenzo Incar Aspal Ceko
Jorge Lorenzo/Net
rmol news logo Rider Tim Ducati Corse, Jorge Lorenzo, meraih hasil kurang positif kala tampil di Sirkuit Sachsenring, Jerman, pekan lalu. Pembalap berkebangsaan Spanyol itu hanya mampu finis di urutan ketujuh pada balapan seri kesem­bilan MotoGP 2018 tersebut.

Lorenzo sejatinya tampil sangat baik di awal-awal balapan. Mengawali balapan dari posisi ketiga, rekan satu tim Andrea Dovizioso itu langsung tancap gas untuk merebut posisi sebagai pimpinan balapan. Lorenzo pun akhirnya berhasil merebut po­sisi pertama usai bersaing ketat dengan para pembalap lain di tikungan ketiga.

Akan tetapi, kecepatan pem­balap berjuluk X-Fuera itu di tengah-tengah balapan justru mengalami penurunan. Kondisi ban belakang yang sudah mulai habis disinyalir menjadi alasan ketidakmampuan Lorenzo ber­juang hingga akhir balapan.

Kondisi tersebut pun mem­buatnya harus rela kehilangan tempatnya sebagai pimpinan balapan. Bahkan, para pembalap lain tanpa kesulitan untuk me­lewatinya. Lorenzo yang terus berusaha hingga akhir balapan akhirnya bisa mencapai garis finis di posisi ketujuh.

"Balapan di Sachsenring me­mang selalu menyulitkan kami. Saya tidak bisa memaksakannya karena hanya mungkin akan terjadi sesuatu yang berbahaya. Jelas akan merugikan jika harus kehilangan poin di akhir balapan. Saya berharap semuanya ber­jalan baik di Brno dan Austria," ujar Lorenzo seperti dilansir dari Tuttomotoriweb kemarin.

Atas raihan kurang memuas­kan di Sirkuit Sachsenring, mantan pembalap Movistar Yamaha itu pun berharap dirinya bisa kembali kompetitif pada balapan selanjutnya yang akan dilangsungkan di Sirkuit Brno, Ceko, 5 Agustus.

Bradley Smith mengatakan akan mengubah fokusnya untuk kembali ke kejuaraan MotoGP pada 2020. Ini setelah peluang­nya untuk tetap mempertah­ankan kursi pembalap di tim KTM pada tahun depan sudah tertutup.

Tim KTM jauh sebelumnya sudah mengonfirmasi susunan pembalap yang akan bertarung da­lam MotoGP 2019. Johann Zarco dan Pol Espargaro yang bakal menunggangi motor KTM.

Jika tidak ada yang menam­pungnya di tahun depan, Smith berharap sudah menemukan tim baru pada musim MotoGP 2020.

"Kemungkinan untuk berada di grid pada 2019 hanya 1%. Saya harus melihat opsi lain yang ada sekarang. Terima saja bahwa target untuk kembali (ke MotoGP -red) datang di 2020," kata Smith. ***

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA